View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Rabu, 02 September 2026

Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Gianyar Tingkatkan Patroli di Pasar Senggol

 


GIANYAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Gianyar meningkatkan kegiatan patroli mobiling dan patroli jalan kaki di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Pada Rabu (2/9/2026) malam, personel Piket Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Gianyar melaksanakan patroli di kawasan Pasar Senggol Gianyar, Central Parkir, Jalan Ciung Wanara, Gianyar.


Patroli tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan pasar.


Dalam kegiatan tersebut, personel Kru Kijang 905 Polres Gianyar melakukan pengaturan arus lalu lintas serta membantu masyarakat yang hendak menyeberang. Petugas juga berdialog dengan juru parkir, petugas keamanan dan pedagang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana pencurian.


Kasat Samapta Polres Gianyar AKP Wibowo Sidi mengatakan, patroli secara rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman.


“Patroli kami tingkatkan di lokasi yang ramai aktivitas masyarakat. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat, pedagang dan petugas parkir agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap barang maupun kendaraan yang ditinggalkan,” ujar AKP Wibowo Sidi.


Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat.


“Pencegahan kriminalitas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” imbuhnya. :::

Selasa, 01 September 2026

HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya Danrem 083/Bdj Bangga Personelnya Raih Juara 1 Tenis Lapangan


Malang – Peringatan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya semakin bermakna bagi keluarga besar Korem 083/Baladhika Jaya. Tim tenis lapangan beregu Korem 083/Bdj berhasil meraih Juara 1 dalam lomba tenis lapangan beregu yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya, Senin (31/8/2026).


Prestasi tersebut diraih melalui perjuangan Pelda Mirwan, Koptu Purnomo, dan Kopda Rusdiyanto yang tampil solid sepanjang pertandingan. Kekompakan, semangat juang dan sportivitas menjadi kunci keberhasilan tim Korem 083/Bdj hingga mampu keluar sebagai yang terbaik.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih personelnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya membawa nama baik Korem 083/Bdj, tetapi juga menjadi bukti bahwa prajurit mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui semangat kebersamaan dan sportivitas.


Danrem berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Korem 083/Bdj untuk terus mengembangkan potensi, menjaga kebugaran serta membangun kekompakan melalui kegiatan olahraga. “Pertahankan prestasi ini dan jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik,” pesan Danrem.


Keberhasilan tim Korem 083/Bdj menjadi juara pertama sekaligus melengkapi semarak peringatan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya yang mengusung semangat Bhaswara Widya Cakti. Prestasi tersebut menjadi cerminan semangat prajurit Korem 083/Bdj yang tangguh, kompak dan pantang menyerah dalam setiap kegiatan. (Penrem 083/Bdj)

Kolonel Hany Mahmudhi: Sinergi Instansi Kunci Penanggulangan Karhutla

 


Tanah Bumbu — Bertempat di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Jalan 7 Februari Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Kaunit Kermabaktikes Puskes TNIKolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA, Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI dan Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P.,  serta Pasipropat Setum Secapaad Kapten Inf ⁠Pery Supendi, S.I.P. Selasa (01/9/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Inf Sahlan selaku pendampingan mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I, Danramil 1022-02/Kusan Hilir Lettu Inf Suratmin, Kapolsek Kusan Hilir Iptu Badruddin, S.H., Camat Kusan Hilir Amrullah, perwakilan Damkar Kusan Hilir, aparatur kecamatan, relawan BPBD Tanah Bumbu, seluruh kepala desa se-Kusan Hilir, serta masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA menyampaikan:

“Kami hadir di Tanah Bumbu untuk memonitoring penanggulangan bencana Karhutla di daerah. Konsep pemikiran Bapak Presiden menekankan aksi cepat melalui kolaborasi antara pusat dan daerah. Kehadiran Tim Satgas Karhutla di wilayah ini bukan hanya untuk memberikan arahan, tetapi juga menerima masukan langsung dari masyarakat dan aparat daerah. Tugas kami adalah memberikan paparan mengenai dampak Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian. Asap Karhutla membawa bahaya serius bagi kesehatan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan harus dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.”


Sementara itu, Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P., Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI, menegaskan:


“Karhutla adalah ancaman lintas sektor yang mengancam keselamatan, lingkungan, dan ekonomi nasional, dengan risiko memuncak saat kemarau panjang.
Presiden telah memberikan arahan agar penanganan dilakukan mulai dari sosialisasi, aksi nyata, hingga penindakan hukum. Hal ini menuntut kerja sama dan sinergitas seluruh instansi. TNI sendiri telah menggelar dan mengirimkan Satgas Karhutla sebagai bukti kesiapan personel, alutsista, dan dukungan operasional lapangan untuk memastikan api tidak meluas.”


Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyambut baik kegiatan ini.


“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparat tentang ancaman Karhutla. Dengan sinergi lintas sektor, kita bisa memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah dampak lebih luas demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang telah berkenan memberikan penyuluhan langsung di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu,” ujar Dandim.


Kegiatan berlangsung lancar, penuh semangat kebersamaan, disertai sesi tanya jawab, dan diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi dalam penanggulangan Karhutla di Bumi Bersujud.  ::::

Polda Papua Perkuat Langkah Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Papua

 


Jayapura – Polda Papua memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah hukumnya. Penguatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi kebakaran serta mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun aktivitas sosial dan ekonomi.


Langkah tersebut sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis untuk mencegah dan menanggulangi karhutla.


Di wilayah Papua, jajaran Polda Papua akan terus mengoptimalkan upaya pencegahan melalui pemetaan dan pemantauan wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut juga dilakukan dengan meningkatkan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan serta unsur terkait lainnya.


Selain memperkuat koordinasi, jajaran kepolisian juga didorong untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla. Apel siaga dan pengecekan kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi kebakaran.


Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui peningkatan kemampuan personel Satbrimob dan Samapta dalam penanganan Karhutla. Jajaran Polda Papua juga dapat mempersiapkan pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun operasi kontinjensi sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan secara terpadu.


Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan internal kepolisian. Polda Papua juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui penguatan peran Satgas Karhutla serta pembinaan dan pelatihan relawan tanggap api di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.


Patroli terpadu juga akan terus ditingkatkan pada wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran maupun pembukaan lahan dengan cara membakar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan dan lahan.


Polda Papua juga mendukung langkah pencegahan melalui pembangunan sarana pendukung seperti embung dan sekat kanal di sekitar wilayah rawan, termasuk pada kawasan perusahaan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. Sarana tersebut diharapkan dapat membantu ketersediaan sumber air sekaligus menghambat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.


Dalam aspek perlindungan masyarakat, jajaran kepolisian turut mendorong adanya langkah antisipasi terhadap dampak asap akibat Karhutla. Termasuk melalui pengembangan kelas aman asap bagi pelajar serta pendampingan bagi masyarakat yang terdampak apabila kondisi Karhutla mengganggu aktivitas sehari-hari.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya kepolisian.


“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dunia usaha dan masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran,” ujar Kabid Humas.


Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembukaan lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih luas. Apabila menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.


Selain langkah pencegahan, Polda Papua menegaskan bahwa setiap pelanggaran terkait pembakaran hutan dan lahan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum dapat dilakukan melalui pemberian sanksi administratif, denda dan/atau pidana sesuai dengan hasil penyelidikan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Jajaran Polda Papua juga akan melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bagian dari upaya mencegah, mengantisipasi dan menanggulangi potensi Karhutla di wilayah masing-masing.


“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Namun yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah kebakaran sebelum terjadi, sehingga masyarakat, lingkungan dan aktivitas perekonomian dapat terlindungi,” tegas Kabid Humas.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan maupun pembersihan lahan, meskipun dilakukan dalam skala kecil. Masyarakat diminta memahami bahwa api yang tidak terkendali dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan menunggu sampai api membesar dan sulit dikendalikan. Pencegahan jauh lebih baik, karena satu titik api yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” imbau Kabid Humas.


Melalui langkah terpadu tersebut, Polda Papua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan Papua dari ancaman kebakaran serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan tetap terjaga bagi masyarakat.

Jumat, 28 Agustus 2026

Cangkrukan Bersama Media, Danrem 083/Bdj Dorong Komunikasi Publik yang Sehat dan Edukatif

 


Malang — Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan Cangkrukan Danrem 083/Baladhika Jaya bersama insan media Malang Raya di Warung Isor Nongko, Kota Malang. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara Korem 083/Bdj dengan para jurnalis, Sabtu (29/8/2026).


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., hadir bersama Kasrem, para Kasi/Pasi dan panitia. Kegiatan juga dihadiri Ketua PWI, IJTI, Pewarta Foto Indonesia, perwakilan Ahli Pers Dewan Pers/AJI, serta seluruh awak media Malang Raya.


Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, Danrem menekankan pentingnya membangun komunikasi yang semakin dekat antara TNI dan insan media. Korem 083/Bdj dan media diharapkan dapat terus berkolaborasi menyampaikan informasi yang positif, edukatif dan mencerdaskan masyarakat, sekaligus bersama-sama menjaga kondusivitas Malang Raya.


Untuk menambah keakraban, kegiatan diisi permainan remi yang berlangsung penuh sportivitas. Persaingan antarpeserta berlangsung meriah dan Danrem 083/Bdj turut memberikan hadiah serta medali kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan.


Melalui kegiatan ini, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan berharap hubungan dan komunikasi yang telah terjalin baik dengan insan media Malang Raya dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang semakin kuat diharapkan mampu menciptakan komunikasi publik yang sehat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan kondusivitas wilayah Malang Raya. (Penrem 083/Bdj)

Kapolri: Buruh Indonesia Harus Siap Hadapi Perubahan dan Perkuat Daya Saing Global

 


JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing buruh Indonesia dalam menghadapi perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta dinamika ekonomi global.


Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri sekaligus menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) yang mengusung tema “Membangun Daya Saing Buruh Indonesia di Tengah Perubahan Regulasi Ekonomi Global”, di Jakarta, Jumat (28/8/2026).


Dalam sambutannya, Kapolri mengapresiasi pelaksanaan Rakernas KSBSI dan berharap seluruh hasil pembahasan dapat menjadi langkah strategis dalam memperjuangkan kemajuan, perlindungan, serta kesejahteraan buruh Indonesia ke depan.


Kapolri menyampaikan bahwa dunia ketenagakerjaan saat ini tengah menghadapi perubahan besar seiring perkembangan revolusi industri dan transformasi teknologi, mulai dari kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), robotik hingga internet of things (IoT).


Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Di satu sisi, teknologi berpotensi mengurangi sejumlah jenis pekerjaan, namun di sisi lain juga membuka peluang terciptanya berbagai lapangan kerja baru.


“Bagaimana kita semua siap untuk menghadapi hal tersebut, sehingga walaupun ada perkembangan teknologi, namun tetap buruh sebagai jantung utama dari perjalanan industri dan perkembangan industri hilirisasi ke depan,” ujar Kapolri.


Kapolri menilai buruh memiliki peran penting sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Hal tersebut turut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap berada pada angka positif di tengah tantangan ekonomi global.


“Ini tidak lepas dari peran rekan-rekan buruh sekalian sebagai tenaga-tenaga dan tulang punggung perekonomian nasional,” katanya.


Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai regulasi dan program yang bertujuan meningkatkan perlindungan, kompetensi, serta kesejahteraan pekerja. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah proses pembahasan revisi Undang-Undang Cipta Kerja.


Kapolri berharap proses tersebut dapat menjadi ruang bersama antara pemerintah, DPR, pengusaha, dan kalangan buruh untuk merumuskan kebijakan yang mampu menjawab berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk isu-isu krusial yang selama ini diperjuangkan oleh pekerja.


Ia juga mengapresiasi terbangunnya komunikasi antara serikat buruh dan kalangan pengusaha dalam menyusun langkah bersama menghadapi tantangan ekonomi ke depan.


“Kita lihat pengusaha dan teman-teman buruh bisa duduk bersama untuk menyusun suatu rencana ke depan, untuk bisa maju bersama-sama. Ini tentunya adalah nuansa yang kita harapkan menjadi nuansa yang membawa harapan bagi kita semua,” ungkapnya.


Menurut Kapolri, pengembangan industri dan program hilirisasi nasional juga harus menjadi peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembukaan lapangan pekerjaan. Karena itu, peningkatan kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta transfer pengetahuan menjadi hal penting agar tenaga kerja Indonesia mampu mengisi berbagai sektor strategis.


Kapolri berharap buruh Indonesia ke depan tidak hanya berada pada sektor pekerjaan dengan tingkat keterampilan dasar dan menengah, tetapi juga mampu menempati posisi-posisi strategis hingga tingkat manajerial.


“Transfer knowledge menjadi penting, kemampuan kita untuk beradaptasi menjadi penting, sehingga kita siap untuk kemudian menghadapi perkembangan hilirisasi dan kemajuan ekonomi Indonesia ke depan,” tutur Kapolri.


Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit juga menegaskan komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan dan perlindungan kepada para pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri.


Keberadaan Desk Ketenagakerjaan, kata Kapolri, merupakan bagian dari upaya Polri untuk membantu menangani persoalan-persoalan industrial, termasuk memberikan perlindungan kepada pekerja dari berbagai bentuk kejahatan maupun persoalan yang dapat berdampak terhadap kehidupan dan hak-hak buruh.


“Ini menjadi amanah bagi kami semua untuk betul-betul bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan terhadap rekan-rekan buruh, khususnya terkait dengan masalah-masalah industrial,” jelasnya.


Kapolri berharap Desk Ketenagakerjaan Polri dapat terus diperkuat dan menjadi mitra strategis bagi serikat pekerja dan buruh dalam memperjuangkan serta melindungi kepentingan pekerja.


Menutup sambutannya, Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada elemen buruh yang sebelumnya berencana menyampaikan aspirasi terkait pembahasan revisi Undang-Undang Cipta Kerja, namun memilih mengurungkan rencana tersebut.


Kapolri menekankan bahwa kekuatan besar yang dimiliki kelompok buruh harus tetap diwujudkan melalui penyampaian aspirasi yang tertib dan bertanggung jawab.


“Tunjukkan bahwa walaupun rekan-rekan memiliki kekuatan besar, rekan-rekan mampu dan tertib,” pungkas Kapolri.


Pada kesempatan tersebut, Kapolri secara resmi menutup Rapat Kerja Nasional Tahun 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), yang diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi serta mempersiapkan buruh Indonesia menghadapi perubahan ekonomi dan dunia kerja di masa mendatang. :::