View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Sabtu, 09 Mei 2026

Jaga Stabilitas Daerah, Lukas Haay Ajak Pemuda Papua Tetap Bersatu

 


Jayapura – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Kota Jayapura, Lukas Haay mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Papua, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura.


Dalam keterangannya, Lukas Haay menyampaikan bahwa di tengah berbagai dinamika yang berkembang saat ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun isu yang beredar agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang dapat memecah belah persatuan masyarakat Papua.


“Kita harus tetap menjaga situasi Kamtibmas di Tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura. Jangan mudah terprovokasi ataupun terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat Papua,” ujar Lukas.


Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam membawa perubahan dan kemajuan bagi Papua ke arah yang lebih baik di masa mendatang. Karena itu, ia mengajak seluruh pemuda untuk ikut menjaga persatuan, kedamaian, dan stabilitas daerah.


“Generasi muda adalah harapan masa depan Papua. Kita adalah ujung tombak untuk kemajuan Tanah Papua, sehingga sudah seharusnya kita menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan kedamaian,” katanya.


Lukas Haay juga menyoroti isu terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) dan militerisme di Tanah Papua. Ia meminta masyarakat, khususnya kaum muda, agar dapat menilai dan menanggapi persoalan tersebut secara bijak serta tidak mudah terpancing oleh narasi-narasi yang dapat memperkeruh situasi.


“Kita harus lebih bijak dalam menilai dan menanggapi persoalan terkait PSN maupun isu keamanan di Papua. Semua pihak tentunya menginginkan pembangunan dan keamanan yang baik demi kemajuan Tanah Papua,” jelasnya.


Di akhir pernyataannya, Lukas kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama menciptakan suasana damai demi terwujudnya Papua yang aman, nyaman, dan kondusif.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya generasi muda, mari kita jaga kedamaian, persatuan, dan keamanan bersama. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan Papua yang aman dan penuh harapan untuk masa depan,” tutupnya.

Tokoh Masyarakat Puncak Jaya Serukan Perdamaian dan Persatuan Warga

 


Mulia – Tokoh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Kirenius Telenggen mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan kedamaian di wilayah Kabupaten Puncak Jaya agar tetap kondusif di tengah berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat.


Dalam keterangannya, Kirenius Telenggen menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan di tanah Puncak Jaya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, terciptanya suasana yang aman tidak hanya bergantung kepada aparat keamanan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan dan ketertiban.


“Keamanan dan kenyamanan di tanah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semua masyarakat harus ikut menjaga suasana damai agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Kirenius.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung peran aparat keamanan, khususnya jajaran Kepolisian Republik Indonesia melalui Polres Puncak Jaya, yang selama ini terus berupaya memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.


“Kita juga harus mendukung peran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Puncak Jaya, sebagai bagian dari pelindung dan pengayom masyarakat. Kehadiran aparat keamanan harus kita dukung bersama demi terciptanya situasi yang aman dan tertib,” katanya.


Lebih lanjut, Kirenius mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang belum tentu benar, terutama yang sengaja disebarkan oleh kelompok atau individu tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.


Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima informasi serta mengedepankan komunikasi dan kebersamaan dalam menyikapi setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.


“Jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang belum tentu benar. Ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat situasi menjadi tidak kondusif demi kepentingannya sendiri. Karena itu masyarakat harus tetap tenang dan menjaga persaudaraan,” tegasnya.


Ia berharap seluruh masyarakat Puncak Jaya dapat terus menjaga semangat persatuan, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai demi masa depan daerah yang lebih baik.

Jumat, 08 Mei 2026

Dulu Bocor dan Lapuk, Kini Rumah Bapak Firdaus Jadi Hunian yang Nyaman

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (9/5/2026), pengerjaan rumah milik Bapak Firdaus di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah mencapai 80 persen.


Rumah yang sebelumnya mengalami banyak kerusakan kini mulai tampak lebih layak dan nyaman untuk ditempati. Atap yang dulu bocor saat hujan turun kini telah diperbaiki, sementara dinding rumah yang lapuk dan rapuh diganti dengan material baru yang lebih kokoh.


Personel Satgas TMMD bersama warga terus bekerja secara gotong royong untuk mempercepat penyelesaian sasaran RTLH tersebut agar segera dapat ditempati dengan nyaman oleh pemiliknya.


Anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa pengerjaan RTLH terus dimaksimalkan demi mencapai target sesuai waktu yang telah ditentukan.


“Kami terus berupaya menyelesaikan seluruh sasaran fisik dengan maksimal. Saat ini progres RTLH rumah Bapak Firdaus sudah mencapai 80 persen dan kami optimis dapat selesai tepat waktu,” ujar Sertu Fahmi, salah satu personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan.


Sementara itu, Bapak Firdaus mengaku senang melihat perkembangan rumahnya yang kini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.


“Dulu rumah kami banyak yang rusak dan kurang nyaman ditempati. Sekarang sudah mulai bagus dan rapi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satgas TMMD yang sudah membantu kami,” ungkapnya.


Program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni dan fasilitas umum di wilayah pedesaan.


(Pendim0910

Dua dari Lima Sasaran MCK TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Rampung 100 Persen

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Program pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres positif. Hingga Sabtu (9/5/2026), dua dari lima sasaran pembangunan MCK di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah selesai dikerjakan 100 persen.


Pembangunan fasilitas MCK tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat desa.


Dengan semangat gotong royong, personel Satgas TMMD bersama warga terus bekerja menyelesaikan seluruh sasaran fisik yang telah direncanakan. MCK yang telah rampung kini sudah dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.


Anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa pembangunan MCK menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap pola hidup sehat masyarakat, khususnya di daerah pedalaman yang masih membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak.


“Pembangunan MCK ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pola hidup sehat,” ujar Sertu Fahmi, salah satu personel Satgas TMMD di lokasi kegiatan.


Sementara itu, warga Desa Luso mengaku senang dan bersyukur dengan adanya bantuan pembangunan MCK tersebut. Menurut mereka, fasilitas yang dibangun sangat membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari.


Selain pembangunan MCK, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau juga terus melaksanakan berbagai sasaran fisik lainnya seperti rehab rumah tidak layak huni dan pembangunan infrastruktur desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


(Pendim0910)

Wujud Nyata TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, TNI Selalu di Hati Rakyat

  

MALINAU, Kalimantan Utara – Senyum bahagia tak dapat disembunyikan dari wajah Bapak Firdaus saat melihat rumahnya yang dulu sederhana dan penuh kerusakan, kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman untuk keluarganya. Kehangatan itu terasa di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (9/5/2026), saat personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau bersama warga bergotong royong menyelesaikan rehab rumah miliknya.


Di dalam rumah yang masih dipenuhi aroma kayu baru itu, tampak personel Satgas TMMD membantu memasang pintu rumah bersama warga. Candaan ringan dan tawa kecil di sela pekerjaan menciptakan suasana penuh kekeluargaan, seolah tidak ada jarak antara TNI dan masyarakat.


Bagi Bapak Firdaus, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi juga harapan baru bagi keluarganya. Ia mengenang bagaimana selama ini keluarganya harus bertahan di rumah dengan atap bocor dan dinding yang mulai lapuk, terutama saat hujan turun pada malam hari.


“Dulu kalau hujan kami sering khawatir karena air masuk dari atap. Sekarang rumah kami sudah jauh lebih baik. Saya dan keluarga sangat bersyukur, terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli membantu kami,” ucap Firdaus dengan mata berbinar.


Kehadiran Satgas TMMD di Desa Luso tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan yang begitu dekat dengan masyarakat. Dengan tangan yang bekerja dan hati yang tulus membantu, personel TNI menunjukkan bahwa pengabdian kepada rakyat bukan hanya tugas, tetapi juga bentuk kasih sayang kepada sesama.


Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus membuktikan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, serta menjadi bagian dari harapan dan kebahagiaan rakyat di pelosok negeri.


(Pendim0910)

Bapas Jakarta Barat Teguhkan Komitmen Melalui Ikrar Bersama

 


JAKARTA – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat, RM. Kristyo Nugroho, memimpin Apel dan Ikrar Bersama "Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan" pada Jumat (08/05). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta pegawai sebagai bentuk tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Momentum ini menjadi simbol ketegasan institusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas dan bebas dari segala bentuk penyalahgunaan wewenang.


Dalam amanatnya, Kepala Bapas menekankan bahwa ikrar yang telah ditandatangani bukan sekadar seremoni, melainkan pedoman moral dalam melayani masyarakat. Beliau secara khusus mengajak seluruh pegawai untuk menjaga harga diri dan kehormatan institusi dengan menjauhi perbuatan tercela, mulai dari penyalahgunaan narkotika hingga jeratan judi dan pinjaman online. Pesan ini disampaikan sebagai pengingat bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


“Mari kita bangun lingkungan kerja yang sehat dan bermartabat dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga praktik penipuan yang merusak masa depan,” ungkap Kepala Bapas.


Lebih lanjut, Kepala Bapas menginstruksikan para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) untuk terus bertransformasi dan meningkatkan kapasitas diri. Beliau juga mengingatkan agar setiap petugas tidak cepat puas dengan hasil yang telah dicapai, sehingga dapat terus memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat khususnya dalam penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas).


Untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga, pejabat struktural pun diminta melakukan pengawasan guna memeriksa hasil kinerja jajaran secara cermat dan akuntabel. Aspek kedisiplinan dan keamanan kantor juga tidak luput dari perhatian. Seluruh pegawai dihimbau untuk senantiasa menjaga kerapihan ruang kerja dan kebersihan lingkungan kantor.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan bahaya narkotika oleh narasumber dari BNN Jakarta, Afib Rizal, S.Sos, M.I.Kom, M.Si, yang diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jakarta di bawah naungan Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jakarta.


Melalui momentum ini diharapkan seluruh pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Barat dapat terus menjaga integritas dan berkomitmen menciptakan budaya kerja yang bersih dari pelanggaran, demi mewujudkan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat. (*)