View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Selasa, 10 Maret 2026

Bersihkan Lapangan Upacara, Anggota Satgas Penyiapan Penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan Tahun Anggaran 2026

  


Bulungan – Menjelang kegiatan penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan TA. 2026, anggota Satgas bersama personel terkait melaksanakan berbagai persiapan di Lapangan Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Selasa (10/03).


Terlihat sejumlah anggota TNI bekerja sama menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan, mulai dari pemasangan rangka panggung, pemasangan tenda, hingga menata berbagai perlengkapan yang akan digunakan dalam acara penutupan TMMD. Semangat kebersamaan dan kekompakan tampak jelas saat para prajurit bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan.


Selain mendirikan panggung utama, personel Satgas juga menata area sekitar lokasi kegiatan agar siap digunakan saat pelaksanaan acara penutupan nanti. Berbagai atribut dan perlengkapan kegiatan turut dipersiapkan guna mendukung kelancaran acara.


Penyiapan ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Satgas dalam menyukseskan program TMMD yang selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Desa Salimbatu dan sekitarnya.


Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, diharapkan pelaksanaan penutupan TMMD Ke-127 nantinya dapat berlangsung dengan baik serta menjadi momentum kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

H-1 Penutupan, Satgas TMMD Selesaikan Sasaran MCK Tempat Ibadah

 


Bulungan – Menjelang H-1 penutupan program TMMD Ke-127, Satgas TMMD Kodim 0903/Bulungan terus mengebut penyelesaian berbagai sasaran fisik. Salah satunya adalah penyelesaian pembangunan MCK di tempat ibadah Gereja GKII yang berada di Betiang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Selasa (10/03).


Pada tahap akhir pengerjaan ini, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak melakukan pemasangan dan perapian bagian dalam MCK, termasuk pemasangan kloset serta perataan lantai menggunakan semen agar fasilitas dapat digunakan dengan baik dan nyaman.


Selain pengerjaan bagian dalam, pembangunan bangunan MCK juga dilengkapi dengan pemasangan atap seng serta penataan area sekitar agar lebih rapi dan aman digunakan oleh jemaat serta masyarakat sekitar.


Salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa pengerjaan terus dipacu agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD. Kerja sama antara TNI dan masyarakat juga menjadi faktor utama dalam mempercepat proses pembangunan.


Dengan rampungnya fasilitas MCK ini, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan jemaat tempat ibadah, terutama dalam meningkatkan kebersihan serta kenyamanan lingkungan.


Program TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong dalam membangun desa.

Senin, 09 Maret 2026

TNI AD Hadirkan Infrastruktur Hingga Pelosok, Jembatan Garuda Malang Resmi Digunakan

 


Malang - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil kembali diwujudkan melalui program Jembatan Garuda yang diresmikan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Senin (9/3/2026).


Di wilayah Kabupaten Malang, kegiatan tersebut dipusatkan di Jembatan Garuda Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, yang diikuti melalui video conference bersama jajaran TNI AD di berbagai daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P., serta Forkopimda Kabupaten Malang.


Dalam laporannya kepada Presiden, KASAD menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari target pembangunan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia guna membuka akses wilayah terpencil serta meningkatkan konektivitas masyarakat.


Hingga saat ini, sebanyak 218 jembatan telah berhasil diselesaikan, termasuk di daerah rawan bencana maupun wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi bagi masyarakat.


Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada jajaran TNI AD yang telah berperan aktif membantu pemerintah menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok negeri. Menurut Presiden, jembatan-jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.


Sementara itu, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Malang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat mobilitas antar desa yang sebelumnya harus menempuh perjalanan cukup jauh.


Dengan bentang sepanjang 143 meter, jembatan tersebut mampu memangkas waktu tempuh warga dari sebelumnya sekitar 60 menit menjadi hanya 15 menit, sehingga mempermudah akses pendidikan, aktivitas ekonomi, serta distribusi hasil pertanian masyarakat. (*)

Turun ke Sungai, TMMD Ke-127 Bersihkan Sampah Demi Warga Wonosari

 


PASURUAN - Di tengah genangan air keruh yang dipenuhi sampah dan lumpur, prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan turun langsung ke sungai. Dengan seragam loreng dan alat sederhana seperti galah bambu, mereka bergotong royong bersama warga membersihkan sungai di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/3/2026).


Kegiatan normalisasi sungai ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-127 TA 2026. Tujuannya memperlancar aliran air agar tidak meluap saat musim hujan, sehingga dapat mengurangi risiko banjir yang kerap mengganggu warga.


Di tengah kegiatan, seorang prajurit berpangkat Serda terlihat membungkuk di air mengangkat sampah dan lumpur, sementara rekannya membantu dengan galah panjang membersihkan dasar sungai. Pepohonan di sekitar menjadi saksi semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.


Serda Budiono, salah satu personel Satgas, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah. “Ini upaya bersama untuk mencegah banjir dan menjaga lingkungan tetap bersih. Kami berharap warga ikut menjaga sungai agar hasil kerja ini tidak sia-sia,” ujarnya.


Program normalisasi sungai ini melengkapi berbagai kegiatan TMMD Ke-127 di Desa Wonosari. Meski sebagian dilaksanakan di bulan Ramadan, semangat prajurit dan warga tetap tinggi sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.


Dengan normalisasi sungai ini, warga Wonosari kini bisa bernapas lebih lega. Aliran air yang lancar diharapkan menjadi benteng pertama pencegahan banjir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. (*)

Kebersamaan TMMD dan Warga, Kamar Mandi Mushola Jadi Nyaman

 


PASURUAN - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan kembali menunjukkan kepedulian terhadap fasilitas ibadah masyarakat. Prajurit Satgas melaksanakan pembersihan dan finishing kamar mandi (MCK) di Mushola milik Ibu Yuyun, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/3/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik non-reguler TMMD Ke-127 TA 2026 yang berfokus pada perbaikan fasilitas umum desa. Anggota Satgas bersama warga tampak membersihkan kamar mandi menggunakan sikat dan peralatan sederhana.


Setelah proses rehab dan pembersihan selesai, kamar mandi Mushola kini sudah layak pakai dan siap mendukung aktivitas ibadah jamaah. Upaya ini diharapkan menambah kenyamanan serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.


Pemilik Mushola, Ibu Yuyun, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan yang telah memperbaiki dan membersihkan kamar mandi Mushola ini. Sebelumnya kondisinya kurang layak, sekarang sudah bersih dan nyaman untuk digunakan jamaah. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT, dan program seperti ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat,” ujar Ibu Yuyun dengan penuh haru.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian TNI dalam membangun desa dari tingkat paling dasar, sejalan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. (*)

Dari Noda Cat ke Lantai Mengkilap, Dedikasi TMMD Kodim Pasuruan untuk Generasi Muda

 


PASURUAN - Dalam semangat gotong royong, Satgas TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan melakukan pembersihan sisa cat dan kotoran di lantai serta koridor SMP Negeri 2 Gondangwetan, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/3/2026).


Para prajurit bahu-membahu mengikis noda cat bekas pengecatan dinding dan tiang sekolah menggunakan alat sederhana seperti pengikis, sapu lidi, dan ember air. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi para siswa.


Praka Kariono, anggota Satgas TMMD, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi generasi muda agar lebih semangat belajar di lingkungan yang bersih.


Kegiatan ini juga memperlihatkan kebersamaan prajurit dengan warga dalam bekerja bersama membersihkan area sekolah, menciptakan suasana penuh kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan.


Menjelang penutupan TMMD yang dijadwalkan pada 11 Maret 2026, Satgas terus menyelesaikan berbagai sasaran agar manfaat program dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat Gondangwetan.


Melalui langkah sederhana seperti membersihkan lantai sekolah, TNI menunjukkan bahwa pembangunan juga dimulai dari perhatian terhadap hal-hal kecil yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat, khususnya para pelajar. (*)