View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Senin, 06 April 2026

Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April

 



Mimika - Tokoh masyarakat Suku Kamoro di wilayah Kabupaten Mimika, Hilarius Samin, mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam rencana aksi pada 7 April 2026 yang mengusung agenda penutupan PT Freeport Indonesia, Senin (06/04).


Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons atas beredarnya ajakan aksi di media sosial dan kelompok komunikasi masyarakat. Hilarius Samin menilai bahwa aksi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan tidak membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kab. Mimika.


Ia menyampaikan bahwa selama ini keberadaan PT Freeport Indonesia telah memberikan berbagai kontribusi bagi masyarakat, terutama bagi suku asli seperti Kamoro dan Amungme, serta suku-suku lain yang hidup berdampingan di wilayah tersebut.


“Banyak hal yang telah diberikan oleh Freeport kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Hal ini sangat membantu dalam pembangunan daerah,” ujarnya.


Terkait rencana aksi pada 7 April, Hilarius mengaku telah memantau perkembangan informasi yang beredar dan secara aktif mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda Kamoro di Kota Timika, agar tidak ikut terlibat.


“Saya sudah mengarahkan pemuda-pemuda Kamoro agar menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak ikut dalam aksi tersebut, karena dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.


Menurutnya, aksi yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan benturan di lapangan dan justru merugikan masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban.


Secara tidak langsung, ia juga menekankan pentingnya menyikapi setiap isu dengan bijak serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan dari pihak-pihak tertentu yang dapat memicu ketegangan sosial.


“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi yang aman dan damai di Mimika serta tidak terpengaruh oleh isu maupun ajakan yang dapat membawa dampak negatif,” tambahnya.


Sebagai tokoh yang memiliki pengaruh di kalangan masyarakat Kamoro, Hilarius Samin juga menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat luas agar menjaga stabilitas keamanan, khususnya menjelang dan setelah tanggal 7 April 2026.

Minggu, 05 April 2026

Tokoh Pemuda Papua Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Jaga Kamtibmas

 



Jayapura - Tokoh pemuda di Tanah Papua yang juga merupakan mantan Ketua BEM Uncen, Yops Itlay, menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam menyikapi rencana aksi penyampaian aspirasi pada 7 April 2026, Senin (06/04).


Dalam pernyataannya, Yops Itlay menekankan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun harus dilakukan dengan cara yang baik, damai, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan, khususnya di wilayah Kota Jayapura.


“Saya mengajak teman-teman semua, apabila ingin menyampaikan aspirasi, tetap menjaga keamanan, kedamaian, dan kamtibmas di Tanah Papua, lebih khusus di Kota Jayapura,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib dan damai akan lebih mudah diterima serta disampaikan kepada pihak yang berwenang.


“Agar aspirasi yang kita sampaikan dapat terakomodir dengan baik, maka harus dilakukan secara tertib, tidak anarkis, dan tetap menghormati aturan yang berlaku,” tambahnya.


Selain itu, Yops Itlay mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar, baik melalui media sosial maupun informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab, yang berpotensi memicu gangguan keamanan.


Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat demi terciptanya suasana yang kondusif di Kota Jayapura. 


“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan Kota Jayapura dan tidak mudah terprovokasi, sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.


Yops Itlay juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengedepankan kedamaian dalam setiap tindakan, serta menjaga persatuan demi kebaikan bersama di Tanah Papua.

Tokoh Gereja Imbau Masyarakat Papua Tidak Terlibat Aksi Demo Tanpa Izin

 



Jayapura, Senin 06 April 2026 - Tokoh gereja Papua, Pdt. Dr. Yones Wenda, S.Th., M.Th., menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat dan mahasiswa di Papua agar tidak terlibat dalam rencana aksi demonstrasi yang akan dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026 di Kantor DPR Provinsi Papua.


Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa rencana aksi tersebut belum memiliki izin resmi dari pihak kepolisian, sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi peserta yang terlibat.


“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua dan mahasiswa agar tidak ikut dalam aksi demo tersebut karena belum ada izin dari kepolisian. Hal ini dapat berpotensi menimbulkan korban yang tidak perlu,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa setiap kegiatan penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Menurutnya, aksi tanpa izin dapat berujung pada tindakan penegakan hukum oleh aparat keamanan.


Lebih lanjut, Pdt. Yones Wenda mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Tanah Papua agar tetap aman dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dapat berjalan dengan baik.


“Marilah kita jaga diri kita, jaga masyarakat kita, dan jaga tanah Papua ini supaya tetap aman dan terkendali, sehingga masyarakat bisa bebas mencari makan,” katanya.


Secara khusus, ia juga memberikan pesan kepada kalangan mahasiswa agar tetap fokus pada pendidikan dan tidak terpengaruh untuk ikut serta dalam aksi yang berisiko mengganggu masa depan mereka.


“Kepada mahasiswa, saya berharap agar tetap mengikuti perkuliahan dengan baik. Kalian adalah generasi penerus yang akan memimpin Papua ke depan, sehingga jangan sampai terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan studi kalian,” tegasnya.


Di akhir pernyataannya, ia kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Papua, serta menjaga persatuan demi terciptanya kedamaian.


“Sekali lagi saya mohon kepada seluruh masyarakat Papua, jangan terlibat dalam aksi demo tersebut. Mari kita bersama menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.


“Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Tanjung Lapang Kembangkan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok”

  


MALINAU , Kalimantan Utara - Pada hari Senin, 6 April 2026, bertempat di rumah Bapak Jeromiko selaku Ketua RT 3 Desa Tanjung Lapang, telah dilaksanakan kegiatan pengembangan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok sebagai bagian dari program ketahanan pangan pemerintah.


Kegiatan ini diinisiasi oleh Babinsa Desa Tanjung Lapang, Serka Sutega, yang bersama Bapak Deromigo secara langsung melakukan pengembangan metode bioflok untuk meningkatkan hasil budidaya ikan nila. Sistem bioflok dipilih karena dinilai efektif dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi pakan, serta menjaga kualitas air sehingga mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.


Dalam pelaksanaannya, Serka Sutega menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD dalam membantu masyarakat meningkatkan ketahanan pangan di wilayah binaan. Selain itu, diharapkan melalui inovasi ini, masyarakat dapat memperoleh tambahan sumber penghasilan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.


Bapak Deromigo selaku tuan rumah sekaligus Ketua RT 3 Desa Tanjung Lapang menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam mendorong masyarakat untuk lebih produktif dan mandiri.


Dengan adanya pengembangan budidaya ikan nila sistem bioflok ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam memanfaatkan potensi lokal guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

Gerak Cepat Tindak Lanjuti Laporan 110, Polsek Kraton Cek Aduan Gangguan Ketertiban di Desa Ngabar



PASURUAN – Personel Polsek Kraton, Polres Pasuruan Kota, melakukan tindakan cepat merespons aduan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait adanya gangguan ketertiban umum di wilayah Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Minggu pagi (5/4).


Laporan tersebut diterima pukul 04.31 WIB dari seorang warga berinisial D, yang melaporkan adanya dugaan aktivitas mabuk-mabukan di depan rumah warga di area RT 03 RW 02, Desa Ngabar, Menindaklanjuti arahan tersebut, regu Patroli Blue Light Polsek Kraton segera meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 04.40 WIB untuk melakukan penyisiran serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).


Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya kelompok orang yang sedang melakukan aktivitas mabuk-mabukan sebagaimana yang dilaporkan. Guna memastikan situasi, petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dengan mewawancarai saksi di sekitar lokasi, yakni Sdr. H (pelapor awal ke nomor seluler Polsek) dan Sdri. HR yang berada di TKP.


Berdasarkan keterangan Sdri. HR, kronologi kejadian sebenarnya adalah sekitar pukul 04.30 WIB, ditemukan seorang pria yang tergeletak/tertidur di tepi jalan di samping sepeda motor Honda bernopol N **** T.

 

Saksi kemudian membangunkan pria tersebut. Saat ditanya, pria tersebut mengaku berasal dari wilayah Wonorejo dan sedang membawa muatan cumi-cumi. Setelah terbangun dan memberikan keterangan singkat, pria tersebut langsung melanjutkan perjalanan ke arah utara.


Kapolsek Kraton AKP Rio Sagita menyatakan bahwa informasi mengenai aktivitas mabuk-mabukan tersebut tidak terbukti, Pria yang dilaporkan diduga kuat hanya beristirahat sejenak karena kelelahan saat membawa barang dagangan.


"Setelah memastikan lokasi aman dan kondusif, personel melanjutkan patroli antisipasi gangguan kamtibmas lainnya, termasuk pencegahan balap liar di jalur Sidogiri," ungkap AKP Rio, Pihak Kepolisian mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah memanfaatkan layanan 110.


Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara warga dan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah, meskipun hasil pengecekan menunjukkan situasi yang berbeda dari laporan awal.

Bidpropam Polda Papua Gelar Gaktibplin Judi Online, Pastikan Personel Bebas Pelanggaran



Jayapura – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Papua menggelar kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) dengan fokus pada pencegahan praktik judi online di lingkungan internal Kepolisian. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mako Polda Papua, Koya Koso, Senin (06/04/2026).


Kegiatan ini dipimpin oleh Kabidpropam Polda Papua, Kombes Pol Eko Yudi Karyanto, S.I.K., dan melibatkan personel Subbid Provos Bidpropam Polda Papua. 


Pemeriksaan menyasar anggota Polri dan aparatur sipil negara (ASN) Polri sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh personel bebas dari praktik judi online.


Kabidpropam Polda Papua menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga integritas dan kedisiplinan personel.


“Gaktibplin ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh personel tetap mematuhi aturan dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merusak citra institusi, termasuk judi online,” ucap Kabid Propam.


Ia juga menambahkan bahwa pengawasan internal akan terus diperkuat guna menjaga profesionalisme anggota di lapangan.


“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya personel yang terlibat dalam praktik judi online. Ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan kedisiplinan anggota semakin baik,” jelasnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Hasil tersebut menegaskan bahwa personel Polda Papua berada dalam kondisi bebas dari pelanggaran terkait judi online.


Bidpropam Polda Papua memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan internal dan upaya menjaga marwah institusi Polri.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel terus menjaga integritas, disiplin, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.