View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Minggu, 17 Mei 2026

Pengerjaan Badan Jalan TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln Terus Dikebut Jelang Penutupan

  


Malinau – Menjelang penutupan program TMMD Ke-128 Wilayah Perbatasan Kodim 0910/Malinau TA 2026 yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026, pengerjaan sasaran fisik berupa pembuatan badan jalan terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat.


Pada Senin, 18 Mei 2026, bertempat di Jalan Tani Desa Luso, Kecamatan Malinau Barat, personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln tetap semangat melaksanakan pengerjaan badan jalan guna memastikan progres berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.


Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan warga setempat agar proses pembangunan dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD.


Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln menyampaikan bahwa percepatan pengerjaan terus dilakukan mengingat waktu penutupan TMMD tinggal beberapa hari lagi.


“Kami terus memaksimalkan pekerjaan di lapangan agar seluruh sasaran fisik, khususnya pembuatan badan jalan di Desa Luso, dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat serta membantu memperlancar aktivitas dan perekonomian warga di wilayah perbatasan.

H-4 Penutupan TMMD Ke-128, Progres Sasaran RTLH Kodim 0910/Mln Sesuai Jadwal

 


Malinau – Memasuki H-4 penutupan program TMMD Ke-128 Wilayah Perbatasan Kodim 0910/Malinau TA 2026 yang dijadwalkan akan ditutup pada tanggal 21 Mei 2026, progres pengerjaan seluruh sasaran terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dan berjalan sesuai jadwal.


Pada Senin, 18 Mei 2026, bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln bersama masyarakat saat ini telah memasuki tahap pemasangan plafon pada sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke-5.


Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas bersama warga setempat guna mempercepat proses penyelesaian pekerjaan agar dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD.


Tukang Satgas TMMD, Serka Sugiono, mengatakan bahwa proses pemasangan plafon terus dikebut agar seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.


“Kami terus bekerja maksimal bersama personel Satgas dan masyarakat agar pengerjaan RTLH ini cepat selesai dan hasilnya dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Serka Sugiono.


Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln menyampaikan bahwa seluruh personel terus bekerja maksimal di lapangan untuk mengejar target penyelesaian sasaran fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan.


“Memasuki H-4 penutupan TMMD, seluruh progres pekerjaan berjalan sesuai rencana. Saat ini sasaran RTLH ke-5 sudah tahap pemasangan plafon dan akan terus kami kejar agar selesai tepat waktu,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Mln diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perbatasan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hunian warga di Desa Luso.

TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Bekali Warga Desa Luso Pengetahuan Penanggulangan Bencana Alam

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, Kodim 0910/Malinau menggelar sosialisasi penanggulangan bencana alam kepada masyarakat Desa Luso. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Posyandu Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Minggu (17/5/2026).


Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan sekitar.


Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan materi mengenai langkah-langkah pencegahan, penanganan awal saat terjadi bencana, hingga pentingnya menjaga keselamatan diri dan keluarga ketika menghadapi situasi darurat. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya kerja sama dan koordinasi antarwarga dalam menghadapi bencana.


Masyarakat Desa Luso tampak antusias mengikuti kegiatan penyuluhan. Warga mendengarkan dengan serius setiap materi yang disampaikan narasumber serta aktif bertanya mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam.


Sementara itu, Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan wawasan dan kesiapan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana.


“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami cara menghadapi dan mengurangi risiko bencana alam sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap siaga,” ujarnya.


Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau berharap masyarakat Desa Luso memiliki pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi situasi darurat serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan bersama.


(Pendim 0910)

TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Penyuluhan Perikanan dan Peternakan bagi Warga Desa Luso

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, Kodim 0910/Malinau menggelar penyuluhan tentang perikanan dan peternakan kepada warga Desa Luso. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Posyandu Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Minggu (17/5/2026).


Penyuluhan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat dalam mengembangkan sektor perikanan dan peternakan sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa.


Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai teknik budidaya ikan yang baik, cara perawatan ternak, pencegahan penyakit, hingga pengelolaan usaha perikanan dan peternakan agar lebih produktif dan berkelanjutan.


Warga Desa Luso tampak antusias mengikuti kegiatan penyuluhan. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber terkait berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha perikanan maupun peternakan di lingkungan desa.


Ditempat terpisah, Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo, mengatakan bahwa kegiatan nonfisik dalam program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia masyarakat desa.


“Melalui penyuluhan ini kami berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat untuk meningkatkan hasil usaha perikanan dan peternakan sehingga mampu menunjang perekonomian keluarga,” ujarnya.


Kegiatan penyuluhan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa agar lebih mandiri dan produktif di berbagai sektor usaha.


(Pendim0910)

Dalam Rangka TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau Gelar Sosialisasi Bahaya Kebakaran di Permukiman Warga

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, Kodim 0910/Malinau menggelar sosialisasi bahaya kebakaran di lingkungan permukiman warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Minggu (17/5/2026), dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanganan dini terhadap potensi kebakaran.


Sosialisasi yang dilaksanakan di lapangan terbuka tersebut diisi dengan penyampaian materi mengenai penyebab umum kebakaran, langkah-langkah pencegahan, hingga simulasi pemadaman api menggunakan peralatan sederhana. Warga tampak antusias mengikuti setiap arahan dan praktik langsung yang diberikan oleh petugas.


Personel Satgas TMMD bersama tim pemadam kebakaran memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara bertindak cepat saat terjadi kebakaran agar api tidak semakin membesar dan membahayakan keselamatan warga sekitar.


Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik seperti sosialisasi ini merupakan bagian penting dalam program TMMD, selain pembangunan infrastruktur di desa.


“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran dan mampu melakukan penanganan awal secara tepat,” ujarnya.


Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI, petugas terkait, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan tanggap terhadap potensi bencana.


Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan lingkungan serta mampu mencegah terjadinya kebakaran di kawasan permukiman warga.


(Pendim0910)

Jumat, 15 Mei 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Laut, Serda Didik Hadiri Latihan SAR di Pesisir Selatan Malang


Malang - Babinsa Koramil 0818/31 Gedangan, Serda Didik, menghadiri kegiatan latihan gabungan Search and Rescue (SAR) bersama TNI Angkatan Laut yang digelar di Pantai Wisata Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jumat (15/05/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana maupun kecelakaan laut di wilayah pesisir selatan Malang.


Latihan gabungan SAR ini melibatkan unsur TNI AL, TNI AD, BPBD,relawan kebencanaan, serta masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi penanganan korban tenggelam, evakuasi darurat, hingga simulasi penyelamatan di area pantai dan laut. Kehadiran Babinsa Koramil 0818/31 Gedangan menjadi bentuk dukungan TNI AD dalam memperkuat sinergitas antarinstansi guna menciptakan keamanan dan keselamatan masyarakat.


Serda Didik menyampaikan bahwa latihan bersama ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan personel sekaligus mempererat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang memiliki potensi wisata yang cukup tinggi sehingga membutuhkan kesiapan maksimal dalam penanganan keadaan darurat.


“Melalui latihan gabungan SAR ini diharapkan seluruh unsur dapat bergerak cepat dan tepat saat terjadi bencana ataupun kecelakaan laut. Sinergi antara TNI, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penanganan di lapangan,” ujarnya.


Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian latihan yang berlangsung dengan lancar dan tertib.


Dengan adanya latihan gabungan SAR bersama TNI AL di Pantai Wisata Wonogoro ini, diharapkan tercipta kesiapan personel yang profesional, tanggap, dan sigap dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Malang. (*)