View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Sabtu, 04 April 2026

POLSEK KURIMA GELAR SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA DALAM RANGKA MENYONGSONG PASKAH DI DISTRIK KURIMA



Kurima – Dalam rangka menyongsong Hari Raya Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus), Polsek Kurima melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat melalui pemberian materi tentang bahaya narkoba kepada jemaat Gereja GKI Betel Polimo, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (04/04/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kurima, IPDA I Gede Tri Jana Suputra, yang hadir bersama anggota Polsek Kurima. Setibanya di lokasi, Kapolsek dan personel mengikuti rangkaian ibadah Paskah yang dipimpin oleh Pdt. Betty Kanikir, S.Si, bersama seluruh jemaat.


Setelah pelaksanaan ibadah dan makan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan kepada jemaat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam penyampaiannya, Kapolsek Kurima menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian, jenis, serta dampak narkoba, baik dari sisi kesehatan maupun hukum.


“Narkoba merupakan zat yang dapat menurunkan kesadaran, menimbulkan ketergantungan, dan berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahayanya sejak dini,” ujar Kapolsek Kurima dalam pemaparannya.


Lebih lanjut, Kapolsek juga menjelaskan penggolongan narkotika sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, serta efek berbahaya yang ditimbulkan seperti sifat adiktif, habitual, dan toleran yang dapat memicu ketergantungan hingga overdosis.


Selain itu, ia turut menguraikan ciri-ciri penyalahguna narkoba, di antaranya perubahan perilaku, kondisi fisik yang menurun, hingga gangguan mental. Dari aspek hukum, masyarakat juga diingatkan akan pentingnya peran aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, termasuk kewajiban melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika.


“Apabila masyarakat mengetahui adanya peredaran narkoba atau penanaman ganja di wilayah hukum Polsek Kurima, jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak kepolisian. Kami akan menindaklanjuti secara tegas dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” tegasnya.


Kapolsek juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba serta mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga dan seni, guna mencegah pergaulan yang berisiko.


Kegiatan sosialisasi ini dinilai sebagai langkah pre-emtif yang strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya di wilayah Distrik Kurima yang memiliki tantangan geografis tersendiri. Dengan pendekatan langsung melalui kegiatan keagamaan, diharapkan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat serta terjalin sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Yahukimo khususnya Distrik Kurima.

Freeport di Papua: Kontroversi, Kontribusi, dan Harapan Masyarakat Lokal

 


Opini, NASIONAL - Kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Sejumlah kelompok pemuda dan masyarakat lokal selama ini menyuarakan penolakan, yang dipengaruhi oleh narasi bahwa kekayaan alam Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat asli.


Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah data dan pengalaman yang menunjukkan kontribusi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal. Saat ini, PTFI tercatat mempekerjakan sekitar 27 ribu karyawan di sektor tambang tembaga dan emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP).


Salah satu contoh yang sering diangkat adalah kisah Obaja Tabuni. Ia diketahui memulai karier di perusahaan tanpa latar belakang ijazah formal, namun kini dipercaya memimpin lebih dari 200 karyawan. Pengalaman ini kerap dijadikan ilustrasi bahwa masyarakat Papua memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing dalam lingkungan kerja berstandar internasional.


Selain itu, sejumlah pekerja asli Papua juga telah mendapatkan kesempatan untuk mengoperasikan peralatan tambang berteknologi tinggi, termasuk sistem operasi jarak jauh. Hal ini menunjukkan adanya transfer keterampilan dan peningkatan kapasitas teknis bagi tenaga kerja lokal.


PTFI menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat asli Papua dalam berbagai lini operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan SDM di wilayah tersebut. Upaya ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam Papua.


Meski demikian, perdebatan mengenai dampak kehadiran perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat Papua secara keseluruhan masih terus berlangsung di berbagai kalangan.


Red

Senin, 30 Maret 2026

Polri Berhasil Ringkus Bos Sindikat Kriminal Eropa Asal Inggris dalam Operasi Gabungan di Bali


DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bugie Kurniawan, S.IP., M.Si., didampingi Direskrimum Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman S.I.K., S.H., M.H., Kabid Propam Ketut Agus Kusmayadi S.I.K., M.H, serta Kasubid Penmas AKBP Rina Isriana Dewi S.I.K., mewakili Kabid Humas, Konfrensi Pers di Loby Mapolda, selasa 31/3/2026.


Didepan  awak media Kapolda Bali menyampaikan, Divhubinter Polri melalui Sekretariat NCB-Interpol Indonesia, bekerja sama dengan Polda Bali, Polres Bandara Ngurah Rai, dan Imigrasi Ngurah Rai, berhasil menangkap salah satu buronan paling dicari di Eropa. Tersangka berinisial SL (45), WNA asal Inggris, diringkus saat mencoba memasuki wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.


SL merupakan pemimpin organisasi kriminal transnasional berskala besar asal Skotlandia yang mengendalikan jaringan perdagangan narkotika dan pencucian uang lintas negara.


Profil dan Rekam Jejak Kejahatan


SL, merupakan subjek Red Notice INTERPOL No. A-4908/3-2026 yang diterbitkan pada 26 Maret 2026. Organisasi kriminal yang dipimpinnya memiliki infrastruktur operasi utama di Skotlandia dan Spanyol, yang memfasilitasi penyelundupan zat terlarang ke wilayah Inggris Raya secara masif.


Selain bisnis narkotika, kelompok SL dikenal karena konflik kekerasan berkepanjangan dengan organisasi rival bernama "Daniels". Pengejaran terhadap SL merupakan bagian dari "Operasi ARMORUM", sebuah investigasi internasional yang diinisiasi oleh Unit Central Operativa (ECO Málaga) Garda Sipil Spanyol bersama Kepolisian Skotlandia.


Operasi besar-besaran (Action Day) di Eropa pada akhir Maret lalu bahkan telah menjaring 33 tersangka di Skotlandia dan 12 orang di Spanyol.


Kronologi Penangkapan di Bali


Keberhasilan penangkapan ini bermula dari pertukaran informasi intelijen yang presisi antara negara anggota Interpol.


Sabtu, 28 Maret 2026: NCB-Interpol Indonesia menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi mengenai pergerakan Lyons yang sedang menuju Indonesia.


Koordinasi Cepat: Divhubinter Polri segera menginstruksikan Polda Bali dan pihak Imigrasi untuk melakukan pencegatan di titik kedatangan.


Pukul 11.58 WITA: Pesawat yang membawa tersangka SL mendarat di Bali. Tim gabungan langsung melakukan identifikasi dan penahanan sesaat setelah target terdeteksi di area kedatangan internasional.


Hasil Eksekusi: Proses penangkapan berlangsung cepat, terukur, dan tanpa perlawanan dari tersangka, Ungkap Kapolda Bali.


Sementara pernyataan Resmi Pihak Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Brigjen pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H.,, mewakili Kadivhubinter Polri, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan global.


"Keberhasilan ini berawal dari intelijen yang presisi. Begitu menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi, kami langsung berkoordinasi intensif dengan jajaran kewilayahan agar target tidak lolos. Peran kunci Indonesia dalam membongkar jaringan ini bahkan telah menerima apresiasi resmi dari Garda Sipil Spanyol," ungkapnya.


Senada dengan hal tersebut, Kapolda Bali menekankan bahwa wilayah Bali tidak akan pernah menjadi tempat persembunyian yang aman bagi kriminal internasional.


"Kami langsung mensinergikan kekuatan Polda, Polres Bandara, dan Imigrasi. Eksekusi berjalan sangat lancar dan kondusif. Bali tetap aman, dan kami tegaskan bahwa pulau ini bukan tempat pelarian bagi penjahat transnasional," tegas Kapolda Bali.


Proses Deportasi


Saat ini, otoritas Indonesia telah memutuskan untuk melakukan deportasi terhadap tersangka SL ke negara peminta guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


Dua petugas dari Garda Sipil Spanyol dijadwalkan tiba di Bali pada 30 Maret 2026 pukul 16.35 WITA untuk berkoordinasi langsung dengan otoritas Indonesia terkait prosedur pengawalan dan pendeportasian tersangka agar berjalan cepat, efektif, aman dan lancar.  (*).

Polres Gianyar Kawal Distribusi Program Makan Bergizi Gratis Di Wilayah Tampaksiring

 


Gianyar – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi bagi pelajar, jajaran Polres Gianyar melaksanakan pengawalan dan pengamanan pendistribusian Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (31/3/2026).


Kegiatan pendistribusian dimulai pukul 09.00 WITA, dengan titik awal dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Unit Tampaksiring yang berlokasi di Polsek Tampaksiring, Banjar Saraseda, Desa/Kecamatan Tampaksiring, menuju sekolah-sekolah penerima manfaat di wilayah Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.


Proses distribusi dilakukan oleh petugas dan relawan SPPG bagian distribusi menggunakan dua unit kendaraan operasional, yakni mobil Grandmax Box DK 8623 KT dan Box DK 8620 KT. Adapun petugas yang terlibat dalam pendistribusian tersebut antara lain I Wayan Herman Sastrawan, I Nyoman Polih Yasa, I Wayan Yudamiarga Putra, dan I Kadek Ariawan.


Sebanyak tujuh sekolah menjadi sasaran penerima manfaat program MBG ini, yaitu PAUD Widya Kesari, SD Negeri 2 Manukaya, SD Negeri 3 Manukaya, SD Negeri 5 Manukaya, SMP Negeri Satu Atap 1 Tampaksiring, SMP Negeri 1 Tampaksiring, dan SMA Negeri 1 Tampaksiring.


Total makanan yang didistribusikan mencapai 2.551 porsi untuk siswa, ditambah untuk para guru dan tenaga kependidikan di masing-masing sekolah. Seluruh makanan dikemas menggunakan ompreng dengan menu makanan basah yang terdiri dari nasi, tempe manis, ayam, sayur panjang, buah melon, serta kacang. Sementara itu, untuk menu kering dilaksanakan secara rapel selama tiga hari, yakni Senin, Selasa, dan Rabu.


Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Dapur SPPG Tampaksiring didukung oleh sebanyak 46 personel yang memastikan proses pengolahan hingga distribusi berjalan dengan baik dan sesuai standar.


Kapolres Gianyar, Chandra C. Kesuma, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


“Polres Gianyar siap mendukung penuh pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis ini, mulai dari pengamanan hingga pengawalan distribusi, sehingga dapat berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Kami berharap program ini mampu meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar para siswa,” ujar Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres Gianyar juga menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat serta sinergi dengan instansi terkait dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta seluruh proses distribusi dapat berjalan sesuai rencana. (*)

Minggu, 29 Maret 2026

Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Ketersedian Stock dan Harga 14 Bapoting Tetap Stabil

 


Guna memastikan stok dan harga 14 bahan pokok penting (bapokting) yang stabil untuk masyarakat, Polda Bali melalui Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan kembali turun langsung ke Pasar tradisional, ritel modern, hingga distributor sebagai sasaran sidak pasar.


Tim Satgas Saber Pangan Provinsi Bali yang beranggotakan Ditreskrimsus Polda Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Bali, Bulog Kanwil Bali dan Badan Pangan Nasional ( Bapanas) melaksanakan sidak pasar pada Pasar Kreneng, Distributor dan Ritail Modern Denpasar, Senin (30/3/2026).


Pada kegiatan tersebut, Satgas Pangan melaksanakan sidak pada Toko Kamila, Toko Daging Sapi dan potong ayam, serta Warung Bumbu Ibu Gek Sri yang berlokasi di Pasar Kreneng, Distributor UD. Sari Limo Jalan Raya Gatsu, serta ritel Modern Supermarket Tiara Dewata yang berlokasi di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar.


Tim lebih berfokus pada kesesuaian harga jual dan ketersediaan stock pada 14 Bapoting seperti beras, telur, cabai, bawang, dan daging di lapangan agar sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah. Tim juga sekaligus menelusuri jalur distribusi bahan pangan serta memastikan ketersediaan stok di gudang pada distributor di Bali.


Dari hasil pemantauan sementara, harga bahan pangan di wilayah Bali, khususnya Denpasar, masih relatif stabil dengan pasokan yang dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.


Meski demikian, Satgas Saber Pangan tidak lengah. Para pelaku usaha diingatkan untuk tidak menjual komoditas pangan di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Pelanggaran akan ditindak tegas secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.


Melalui kegiatan sidak ini, diharapkan terjadi keterjangkauan harga, keterjaminan mutu pangan serta ketersediaan pangan, dan sekaligus juga dapat memastikan keamanan stock barang, sehingga masyarakat dapat memperoleh 14 Bapoting dengan harga wajar dan mudah untuk di Wilayah Bali.


Ini juga menjadi tindak lanjut Polri dalam merespon terkait ketidaksatbilan harga 14 bapokting, serta salah satu bentuk nyata Polri dalam mendukung program Pemerintah Republik Indonesia yang menjamin ketersediaan pangan untuk masyarakat. (*)

Sabtu, 28 Maret 2026

Kodim 0910/Malinau Berperan Aktif Dalam PAM Gabungan IDUL FITRI 1447 H di Pelabuhan Speed Malinau

 


Malinau – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Kodim 0910/Malinau menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan Pengamanan (PAM) Gabungan yang dilaksanakan di Pelabuhan Speed Kabupaten Malinau, pada Minggu (29/03/2026).


Kehadiran personel Kodim 0910/Malinau menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengamanan, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan penumpang serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan pelabuhan. Bersama unsur terkait lainnya seperti Polres Malinau, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, TNI hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam memberikan rasa aman.


Peran aktif yang ditunjukkan oleh prajurit Kodim 0910/Malinau mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung tugas pengamanan wilayah, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama pada momentum penting seperti arus mudik dan balik Lebaran.


Pengamanan difokuskan pada area keberangkatan dan kedatangan penumpang, serta pengawasan aktivitas masyarakat guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, tanpa adanya kejadian menonjol. Hal ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antar instansi serta kesiapsiagaan personel di lapangan, khususnya dari Kodim 0910/Malinau.


Dengan adanya keterlibatan aktif TNI, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin meningkat, serta terciptanya suasana yang kondusif selama perayaan Idul Fitri.